Ketika waktu tak lagi berpihak padamu..
Tangis jadi jawaban..
Hidup saling berotasi indahnya himpunan alam beserta isinya..
Mencoba scrool ke bawah dan ku temukan masa lalu..
Mencoba scrool ke atas dan masa depan menanti dengan setumpuk file harapan..
Rasa ini menanti tuk diupload diwaktu yang tepat..
Bagaikan buffering yang menanti youtube muncul..
Bagaikan Loading yang menanti download kebahagiaan..
Maka jika rasa ini adalah sebuah cerita ku ingin delete..
Namun semua rasa itu masih tersimpan rapi dalam restore..
Yang dapat ku backup jika Tuhan, Kau dan Aku berkehendak..
Senin, 21 Oktober 2013
Seonggok Cinta Komputer Lama..
Jumat, 18 Oktober 2013
Ikhlas yang hakiki
Pekerjaan yang saya tekuni setahun belakangan ini membuat saya belajar jika kaya raya itu bukan kebahagiaan yang hakiki. Ada beberapa orang disekitarku yang sesungguhnya mampu dan berkecukupan. Namun mereka selalu saja merasa berkekurangan. Ya ditipulah, kehilangan harta ini itu. Seakan mereka tak pernah cukup atas apa yang mereka punya. Harta melimpah rumah ada kendaraan ada anak ada. Apa yang masih kurang?
Terkadang manusia keliru menafsirkan sebuah KeIkhlasan. Ikhlas tak harus menunggu segalanya hilang. Justru saat segalanya berada di genggamanmu itulah saat yang tepat untuk Ikhlas.
Ikhlas pun tak harus saat dihujani harta benda. Ikhlas menerima cobaan, ikhlas saat diberi ujian bahkan saat tertidurpun harus ikhlas jika saat membuka mata kau harus berpindah dimensi. Ikhlas itu menyerahkan segala pada Yang Maha Kuasa. Atas kuasa Dialah segalanya dapat dilampaui.
Apapun yang terjadi saya mencoba ikhlas,ku pasrahkan hidup dan matiku hanya padaMu Yaa Allah.. Aminn
Rabu, 02 Oktober 2013
Thankfull to Allah
Senin, 30 September 2013
Si Renta Penjual Buntil
Setiap pagi saat ku beranjak dari gubukku tuk ke ladang. Saat itu juga ku bertemu nenek tua penjaja *Buntil (Makanan dari daun talas dengan bumbu klapa pedas asli dari jawa). Kakinya yang terseok-seok dimakan umur tak mematahkan semangatnya untuk mencari sesuap nasi. Meski hasilnya tak pasti. Ia selalu menjajakan dagangannya dipagi hari. Dengan bakul yang di gendongnya dan *srengkot (Tas jinjing dari anyaman plastik) tak lupa ia bawa. Kadang iba seorang nenek renta menjajakan buntil keliling desa. Tapi satu yang membuatku salut ia tak pantang menyerah dan tak mengeluh setiap mengetuk pintu rumahku. Meski aku tak lantas membelinya setiap pagi ku jumpai ia dengan pertanyaan ramahnya *"Dik badhe tumbas buntil mboten?" (red: "dik mau beli buntil tidak?") begitu katanya. Rasanya tak adil bagiku yang masih muda tuk mengeluh. Ada ataupun tidak motivasi itu sebenarnya ada disekitarmu. Hanya saja kamu menyadarinya atau tidak.
Senin, 26 Agustus 2013
Sindoro dan Tidar
Saat jalan-jalan tadi pagi cuaca mendukung sekali untuk pengambilan gambar ini. Sindoro gunung yang berada di Wonsobo bersanding apik dengan Bukit Tidar di Kota Magelang. Magelang memang daerah yang dikelilingi gunung-gunung baik yang aktif seperti Merapi dan non aktif seperti Sindoro,Merbabu bisa dilihat hampir seluruh Magelang. Inilah asyiknya tinggal di Magelang. Konon ceritanya Bukit Tidar adalah pakuning / pakunya gunung di Pulau Jawa. Ya percaya gak percaya sih. Yang saya percaya jika manusia saling menjaga alamnya maka alam juga akan memberikan kontribusi juga bagi yang menjaganya.
Rabu, 21 Agustus 2013
Work Again and again
Setelah lebaran 2 minggu yang lalu. Saya masih setia menunggu pekerjaan itu. Meski menunggu saya tak keluar dari pekerjaan yang lama. Meski saya sudah sampai pada titik kebosanan saya. Saya hanya ingin mendapat yang lebih baik. Yah mengabdi pada negara sangat penting. Tapi kalau yang diabdi tidak menghargai mau bagaimana?
Ya jika diibaratkan ada beberapa pintu apa saya harus menunggu satu pintu itu terbuka bagi saya? Hmm saya senang bekerja sosial tapi para pekerja sosial diluaran sana yang saya tahu juga memiliki pekerjaan yang mumpuni untuk membiayai kegiatan mereka. Ya jika dibilang saat ini saya pekerja sosial memang tapi saya juga membutuhkan dana sosial. Jadi yaa resolusi saya setelah lebaran kemarin tetap cari yang lain tak terpaku pada satu pintu dan menunggunya terbuka untuk saya. Tapi cari pintu yang lain yang masih terbuka untuk saya. Dengan usaha,doa, dan sabar pasti dapat yang lebih baik dan yang terbaik. Amin
Jumat, 02 Agustus 2013
Bahagia itu Sederhana
Hmm liburan binggung mau ngapain so..
Nulis ajah dah..
Jadi sesuai judul bahagia itu sederhana. Saya pikir sendiri tu gak selamanya menyedihkan kok. Sendiri bikin saya tahu bahwa orang-orang disekelilingku emang sayang padaku mereka rela kasih segalanya buatku. Menurutku itu baru hakekat saling berkasih sayang. Tak punya apapun karena ku berikan segalanya hingga aku tak miliki apapun yang penting mereka bahagia itu kepuasan tersendiri bagiku. Itulah yang ingin ku lakukan untuk keluargaku,sebelum aku mempunyai keluarga sendiri. Aku ingin mereka telah bahagia dulu sebelum aku memang benar-benar memikirkan keluargaku kelak. Aku ingin memuaskan memberikan waktu,pikiran dan gelak tawa hanya untuk mereka.
Yeahh joyful is simple. Bahagia itu ketika melihat mereka dapat tersenyum meski keadaan sulit. Hanya itu... Yang ku harap buat mereka..
Love my mom,my dad,my brother,my sista so much..